RISIKO PENGGUNAAN KB HORMONAL DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA

Mellia Fransiska, Yulia Yulia

Abstract


Kanker payudara adalah penyakit yang bersifat ganas akibat tumbuhnya sel-sel abnormal di payudara bisa berasal dari kelenjar susu atau jaringan penunjang seperti lemak dan syaraf. Berdasarkan observasi data Rekam Medik di RS Ahmad Mochtar Bukittinggi pasien usia ? 45 tahun yang menderita kanker payudara tahun 2015-2016 sebanyak 372 orang. Tujuan Penelitian untuk mengetahui Hubungan dan besar risiko pengguanaan KB Hormonal dengan kejadian Kanker Payudara Pada Wanita Lansia. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan case control, dilaksanakan di Poli Bedah dan Ruang Rawat Inap Bedah RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi. Populasi kasus adalah lansia menderita kanker payudara yang tercatat di data Rekam medik tahun 2016 sebanyak 61 orang. Sampel berjumlah 42 (21 kasus dan 21 kontrol). Hasil analisa bivariat didapatkan bahwa penggunaan KB hormonal (? 5 tahun) merupakan faktor risiko kejadian kanker payudara dengan OR=15,438 dan secara statistik didapatkan hubungan yang bermakna antara keduanya dengan p-value?0.005 (0,0001). Kesimpulannya adalah responden yang menggunakan KB hormonal 15,438 kali berisiko untuk menderita kanker payudara dibandingkan dengan responen yang tidak menggunakan KB hormonal. Disarankan kepada pihak Rumah Sakit untuk memberikan konseling dan penyuluhan kepada pasien wanita yang memeriksakan dirinya ke Poli Bedah tentang pentingnya upaya pencegahan kanker payudara dan dapat melakukan SADARI guna deteksi dini kanker payudara

Keywords


Kanker Payudara, Lansia, Keluarga Berencana, KB Hormonal

Full Text:

PDF

References


Albertin Winda R dan Y. Sudiantara. Hardiness pada Wanita Penderita Kanker Payudara Tahun 2011 [skripsi] Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijarpranata [online] http://www.bbc.com [ 05 juli 2017]

Defensi kanker payudara [online] dari http://jukeunila.com diakses pada [09 Juli 2017.

Isnaini. N. Hubungan Usia,Usia Menarche Dan Riwayat Keluarga Dengan Kejadian Kanker Payudara Dirumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2017. [online]http://www.online/hubungan/usia/usia/menarhe/riwayatkeluarga/dengan/ kanker/payudara/html.pdf [09 Juli 2017.]

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2016. Pusat Data danInformasi.[online]dari:https://pus atdata.uns.ac.id [10 juni 2017]

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia 2015 [online] dari: http://www.bbc.com[12 juni 2017]

Nur L. Amalia. Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Kanker payudara di RSUD Kota Semarang Tahun 2015.[online]https://www.scribd.hubungan- obesitas-dengan- kanker- payudara.com- html.pdf [07 Juli 2017]

Randonowu Israel A. Profil kanker payudara di RSUP Prof. Dr. Kondou Manado 2014-2015; [online] dari: http://download.portalgaruda.org/arti cle. [25april 2017].

Ranggiasanka Aden.Waspada Kanker Pada Pria Dan Wanita. Yogyakarta: SIKLUS;2010

Setiowati dkk. Hubungan pemakaian KB hormonal dengan kejadian kanker payudara di poli Onkologi RSUD Dr. Soetomo tahun 2015. FK Universitas Airlangga. [online] dari: http://www.fk.unair.com/hubungan/ kb/hormonal/dengan/kanker/payudar a/html.pdf [12 juli 2017]

Sutanto, CEKAL (cegah dan tangkal) Penyakit Modern, Yogyakarta: C.VANDI OFFSET; 2010.

Yanti Melda, faktor risiko kanker payudara pada wanita di poliklinik bedah RSUP Dr M.Djamil tahun 2016. [skripsi] Universitas Andalas Padang Sumatera Barat. [online] http://scholar.unand.ac.id.pdf [28 agustus 2017]




DOI: http://dx.doi.org/10.35730/jk.v0i0.434

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.35730/jk.v0i0.434.g465

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kesehatan Publisher by LPPM Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.