ANALISIS METODE TIME SERIES UNTUK MERAMALKAN JUMLAH PASIEN STROKE MENGGUNAKAN COMPLEMENTER ALTERNATIVE MEDICINE

Elfira Husna, Siti Mutia Kossasy

Abstract


Data WHO menunjukkan angka kejadian stroke meningkat setiap tahunnya. Stroke menyebabkan dampak negatif bagi pasien yang bertahan dengan ketidakmampuan fungsi tubuh. Pasien pascastroke seringkali berada dalam kondisi kronis yang membutuhkan pengobatan dan perawatan. Bahkan, pengobatan konvensional tidak sepenuhnya efektif untuk banyak kondisi neurologis umum. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh National Health Interview Survey (2007), hampir setengah dari orang dewasa dengan stroke melaporkan penggunaan Complementary Alternative Medicine (CAM) sebagai pengobatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan dengan metode peramalan kuantitatif Time Series. Analisa time series merupakan metode dimana sejumlah observasi diambil selama beberapa periode dan digunakan sebagai dasar dalam menyusun ramalan untuk beberapa periode di masa depan. Observasi dilakukan terhadap data laporan bulanan RSSN dengan metode dokumentasi dari bulan januari 2010 sampai dengan bulan Desember 2016 di RS Stroke Nasional Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peramalan dengan metode double eksponential smoothing dilakukan pada pasien stroke dengan akupuntur dan terapi okupasi. Hasil Ramalan menunjukkan bahwa jumlah pasien stroke dengan perawatan akupuntur pada tahun 2016 cenderung mengalami kenaikan. Jumlah keseluruhan pasien stroke dengan perawatan akupuntur mengalami kenaikan pada tahun 2016 yaitu mencapai 292 pasien. Ramalan jumlah pasien stroke dengan terapi okupasi tahun 2016 mencapai 7 pasien.

Keywords


Stroke, Terapi Alternatif Complementer, Time Series

Full Text:

PDF

References


Black, J. M., & Hawks, J. H. 2009. Medical Surgical Nursing Clinical Management for Positive Outcomes. Eight Edition. Volume 2. Saunders : Elsevier

Clarke, P. 2009. Understanding The Experience of Stroke: a Mixed-Method Research Agenda. The Gerontologist 49(3), 293–302. Doi:10.1093/geront/gnp047

Departemen Kesehatan RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 : Laporan Nasional 2013. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI

Pemko Bukittinggi. 2016. Wilayah Kota Bukittinggi. http://www.bukittinggikota. go.id/profil/wilayah diakses pada 30 Juli 2018

Pemko Bukittinggi. 2016. Masyarakat dan Kependudukan Kota Bukittinggi. http://www.bukittinggikota.go.id/profil/masyarakat diakses pada 30 Juli 2018

Pujianti, T. M., Damayanti, D., Erawantini, F. 2014. Perencanaan Kebutuhan Tempat Tidur di Rumah Sakit Paru Jember Tahun 2013-2015. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, ISSN:2337-585X 2(1), 2-10

Rama, T. A., & Napri, M. 2013. Hypnotherapy to Reduce Post-Stroke Muscle Tension In Indonesia. Scientific Journal of PPI-UKM. ISSN No. 2356 – 2536: 53-56

Wells, R. E., Phillips, R. S., McCarthy, E. P. 2010. Patterns of Mind-Body Therapies in Adults with Common Neurological Conditions. Neuroepidemiology 2011; 36(7): 46–51. Doi: 10.1159/000322949

Yastroki (2007). Penyandang Stroke Cenderung Meningkat. Diakses dari http://www.yastroki.or.id/read.php?id=311 pada tanggal 14 Agustus 2016

Zahro, K. F., Wahjudi, P., Ramani, A. 2014. Gambaran Pemanfaatan Pengobatan Alternatif Pada Penderita Stroke di Kabupaten Jember. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa 2014 . Bagian Epidemiologi dan Biostatistika Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Jember




DOI: http://dx.doi.org/10.35730/jk.v10i2.400

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. Publisher: LPPM STIKes Prima Nusantara Bukittinggi