PERILAKU MASYARAKAT DALAM SWAMEDIKASI OBAT TRADISIONAL DAN MODERN DI KELURAHAN SAPIRAN KECAMATAN AUR BIRUGO TIGO BALEH KOTA BUKITTINGGI

Zulkarni R, Sanubari Rela Tobat, Sonia Febri Aulia

Abstract


Pengobatan sendiri adalah bagian dari upaya masyarakat untuk menjaga kesehatannya sendiri. Dalam praktiknya, pengobatan sendiri dapat menjadi sumber masalah terkait obat karena pengetahuan yang terbatas tentang narkoba dan kita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan perilaku orang dalam pengobatan sendiri di Kelurahan Sapiran, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi. Penelitian ini adalah survei dengan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan 100 responden dengan purposive sampling. Instrumen utama penelitian ini adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya kemudian diolah dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, masyarakat di Kota Bukittinggi memiliki tingkat pengetahuan yang cukup mengenai pengobatan tradisional dan modern, yaitu sebanyak 65%, sedangkan sisanya 29% memiliki pengetahuan yang baik dan 6% memiliki pengetahuan yang kurang. 62% memilih pengobatan modern berdasarkan sikap orang terhadap pengobatan sendiri dan 38% memilih pengobatan tradisional. 76% memilih pengobatan modern atas tindakan masyarakat terhadap pengobatan sendiri dan 24% memilih pengobatan tradisional.


Keywords


Swamedikasi, Obat Tradisional, Obat Modern

Full Text:

PDF

References


Abdulraheem, I.S., Adrgboye, A. And Fatiregun, A.A. 2016. Self-Medication with Antibiotics: Emperical Evidence from a Nigerian Rural Population. Britis Journal of Pharmaceutical Research. 11(5): 1-13.

Badan Pusat Statistik. 2018, Presentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan Terakhir Menurut Provinsi, 2000 – 2017. Jakarta : BPS

Badan Pusat Statistik Kota Bukittinggi. 2015, Statistik Kota Bukittinggi

Bertoldi, A.D. Camargo, A.L. Silveira, M.P. Menezes, A.M.; Assunção, M.C. Gonçalves, H. Hallal, P.C. 2014. Self-medication Among Adolescents Aged 18 Years: The 1993 Pelotas (Brazil) Birth Cohort Study. J. Adolesc. Health, 55, 175–181.

Dharmasari S, 2006. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pengobatan Sendiri yang Aman, Tepat dan Rasional pada Masyarakat Kota Bandar Lampung. Depok: Universitas Indonesia

Departemen Kesehatan RI. 2007, Pedoman Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas. Jakarta: Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan.

Garofalo, L. Di Ciuseppe, G., Angelillo, I. 2015. Self-Medication Practice Among Parents in Italy. Biomed Res. Int.

Ginotodihardjo., Jesika & Artini, I.G.A., 2013. Pattern of Self-medication with Antibiotics in Denpasar City, Indonesia. Diakses 25 Desember 2018, dari https://pdfs.semanticscholar.org/88fc/21f365f26a689229e3f79e4534d2fc8b8ee0.pdf?_ga=2.56495595.179892721.1545740536-2033422494.1545740536.

Gupta P, Bobhate PS, Shrivastava SR, 2011. Determinants os Seft Medication Practices in An Urban Slum Community. Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Researcg; 4(3):54-57.

Harahap, Nur Aini, et. al. 2017, Tingkat Pengetahuan Pasien dan Rasionalitas Swamedikasi di Tiga Apotek Kota Panyabungan.Jurnal Sains Farmasi dan Klinis, 3(2), 186 – 192.

Kartajaya, H., Taufik., Mussy, J., Setiawan, I., Asmara, B., Winasis, N.T., 2011, Self Medication. Who Benefit and Who Is At Loss. Mark Plus Insight, Indonesia.

Kayalvizhi, S., and Senapathi, R. 2010. Evaluation of the Perception, Attitude and Practice of Self-Medication among Business Students in 3 Select Cities, South India, IJEMS, 1(3):40-4

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013 Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Lai, E., Trac, L., and Lovett, A. 2013. Expanding the Pharmacist’s Role in Public Health. Universal Journal of Public Health 1 (3): 79-8

Nguyen HV, Nguyen THN. 2015. Factors Associated with Self‐Medication Among Medicine Sellers in Urban Vietnam. The International Journal of Health Planning and Management, 30(3): 219-31.

Ocan, M., Obuku, E. A., Bwanga, F., Akena, D., Richard, S., Ogwal-Okeng, J. & Obua, C. 2015. Household Antimicrobial Self-Medication: A Systematic Review and Meta-Analysis of the Burden, Risk Factors and Outcomes in Developing Countries. BMC public health, 15(1), 742.

Pangastuti, R.M. 2014, Hubungan Pengetahuan dan Sikap Mengenai Obat Tradisional dan Obat Modern Dengan Tindakan Pemilihan Obat Untuk Pengobatan Mandiri di Kalangan Masyarakat Desa Bantir, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Shah, A.; Naqvi, A.A.; Ahmad, R. 2016. The Need for Providing Pharmaceutical Care in Geriatrics: A Case Study of Diagnostic Errors Leading to Medication-Related Problems in a Patient Treatment Plan. Arch. Pharm. Pract.7, 87–94.

Word Health Organization (WHO), 2012. Safety Monitoring of Medical Products: Reporting System for the General Public. Geneva: Word Health Organization.




DOI: http://dx.doi.org/10.35730/jk.v10i1.382



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.