ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN INISIASI MENYUSUI DINI DI BIDAN PRAKTEK SWASTA PAULINA BUKITTINGGI 2015

Indah Indah Putri Ramadhanti

Abstract


Tingginya Angka Kematian Bayi (AKB) dapat di cegah dengan melakukan IMD. Angka kematian bayi dapat mencapai 34 per 1000 kelahiran hidup. 22% kematian bayi yang baru lahir yaitu kematian yang terjadi dalam satu jam pertama, dapat dicegah bila bayi disusui oleh ibunya dalam satu jam pertama kelahiran. IMD harus dilakukan langsung saat bayi baru lahir tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini di Bidan Praktek Swasta Paulina Bukittinggi 2015. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan metode desain deskriptif observatif  dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 Bayi yang lahir di bulan Juli.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi kemudian dijelaskan secara sistematis dalam bentuk argumentasi yang objektif dan tidak dipengaruhi oleh pendapat peneliti sendiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 7 responden yang melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini terdapat 5 (71,42%) responden yang berhasil sedangkan 2 (28,58%) diantaranya gagal melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini, hal ini disebabkan karena terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini di antaranya keadaan bayi, keadaan ibu, kolostrum dan puting susu. Dapat disimpulkan bahwa keadaan bayi, keadaan ibu, kolostrum dan puting susu merupakan faktor yang berperan penting dalam keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini. Sebagai tenaga kesehatan diharapkan kita wajib menginformasikan hal-hal yang berkenaan dengan Inisiasi Menyusui Dini sehingga ibu dan keluarga dapat paham dan mengerti manfaat dari Inisiasi Menyusui Dini serta ikut mendukung dalam pelaksanaannya.


References


Arikunto, Suharsimi. 2010. prosedur penelitian. Jakarta : Rineka Cipta

Baston, Helen.2009. postnatal. Jakarta: Medical Publisher

DKK Bukittinggi. 2012. nama dan alamat bidan yang praktek di kota bukittinggi sampai dengan desember 2012. Bukittinggi: DKK Bukittinggi

JNPK-KR. 2007. asuhan persalian normal dan inisiasi menyusu dini. Jakarta:Jaringan Nasional Pelatihan Klinik-Kesehatan Reproduksi, Perkumpulan

Ginekologi indonesia (JNPK-KR/POGI), dan JHPIEGO Corporation

Maryanti,Dwi.2011. buku ajar neonatus, bayi dan balita.

Jakarta: Trans Info Media

Maryunani, Anik. 2012. inisiasi menyusu dini, ASI ekslusif dan manajemen laktasi. Jakarta:Trans Info Media

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nurul,Isnaini.2009.perbedaan waktu keberhasilan inisiasi menyusui dini.Semarang.

Roesli, Utami. 2008. inisiasi menyusu dini. Jakarta: Pustaka Bunda Rukiya,

Yeyeh.2013.asuhan neonatus. Jakarta : Trans Info Media

STIKes Prima Nusantara.2013.Buku pedoman penulisan karya ilmiah.Bukittinggi: Indonesia

Selvia,Anisya.2013.hubungan tingkat pengetahuan bidan tentang informed consent.Bukittinggi

Warih BP, Abubakar M. 1992. fisiologi pada neonatus. dalam : Kumpulan makalah Konas III IDSAI. Surabaya




DOI: http://dx.doi.org/10.35730/jk.v7i1.300

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.35730/jk.v7i1.300.g266



Jurnal Kesehatan Publisher by LPPM Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.